Selama ini, istilah ’Bhineka Tunggal Ika’
selalu menjadi tagline yang melekat erat pada
Indonesia. Semboyan yang bermaknakan ’persatuan dalam perbedaan’ ini merupakan
wajah pluralisme bangsa yang dimanifestasikan oleh generasi terdahulu. Sayangnya,
belakangan, ada bangsa lain yang menganggap semboyan kebanggaan ibu pertiwi itu
sebatas parodi belaka. Mereka menganggap orang-orang Indonesia tak hanya memiliki
perbedaan namun juga satu persamaan. Mirisnya, persamaan tersebut adalah ketidakmampuan
untuk menghargai perbedaan itu sendiri. Sejatinya, ungkapan tersebut merupakan
tamparan keras bagi bangsa Indonesia. Namun, fakta dan realita yang terjadi
saat ini rupa-rupanya mulai mengiyakannya. Bagaimana tidak, konflik daerah yang tak berujung masih saja menghiasi
berbagai pemberitaan. Tawuran antar pelajar pun turut menambah panjang rentetan
persoalan.
Sabtu, 05 Oktober 2013
Membumikan ’Pendidikan Berkearifan Pluralisme’
Lova Dova Mova: * R *
Ada apa dengan huruf
’R’ ? Masalah buat loe? Loe cedal? Atau, ’R’ adalah inisial mantan loe yang
paling susah disuruh mandi sama pembantunya? Hihihihi... ya, terserah loe aja,
guys! Buat gue, ‘R’ itu adalah orang yang punya pengaruh besar dalam hidup gue.
Yups, Om Ricky! Orang yang suka marahin gue, cerewet, bikin jam malam di rumah
tapi selalu pertama bbm sama ping gue ketika gue baru landing di bandara
manapun *so sweet!*
Kamis, 19 September 2013
Kerlap-Kerlip
Hati
kecil itu terlalu lembut
Dan
sangat mudah dimatikan
Mungkin
aku tidak tahu makna pertemuan kita malam itu. Malam pertambatan atau justru
malam perpisahan. Waktu kala itu memang tak banyak buatku bersamamu. Hanya lusa
berselang, aku pergi. Namun, entah mengapa hatiku masih tertambat hingga
sekarang. Sejatinya, apa alasan pasti yang membuatku harus merasakan ini.
Kagum? Cinta? Aku tak peduli. Satu hal yang pasti, aku merasakannya. Perasaan
adalah satu hal yang tak perlu dicari.
Karena perasaan akan tertambat dengan sendirinya. Segera kumulai
semuanya dari sini.
Kamis, 27 Juni 2013
Lova Dova Mova: Jetlag!!
Salam jumpa
pemirsa, salam olahraga! Masih bersama reporter anda Arya Donadoni langsung
dari Atlanta, Amerika Serikat! Kita kini berada dalam menit-menit yang
menegangkan, saudara! Kendati sempat menyerah di set awal, pasangan Indonesia
nampak masih berjuang keras di lapangan. Doa dan dukungan anda sangat-sangat
menentukan! Menentukan apakah Indonesia mampu menciptakan sejarah atau justru
kehilangan harapan.....
Selasa, 28 Mei 2013
Merindukan Prestasi dan Prestise Bulutangkis Indonesia
Rindu
Kami rindu, rindu prestasi maha gemilang
Prestasi yang prestise, prestasi bulutangkis kami
Kami rindu piala thomas, rindu piala uber, rindu piala sudirman
Rindu akan pujian khalayak pada timnas bulutangkis kami
Bukan seperti sekarang, hujatan dan cacian yang selalu terlontar
Kami rindu..
Sudah sangat lama merindu!
Kami rindu, rindu prestasi maha gemilang
Prestasi yang prestise, prestasi bulutangkis kami
Kami rindu piala thomas, rindu piala uber, rindu piala sudirman
Rindu akan pujian khalayak pada timnas bulutangkis kami
Bukan seperti sekarang, hujatan dan cacian yang selalu terlontar
Kami rindu..
Sudah sangat lama merindu!
Langganan:
Postingan (Atom)